Manggis, buah Seribu Manfaat

Ketika menjelang penggantian tahun 2012, kami menemukan buah manggis banyak dijual di pinggir jalan. Terus terang buah ini adalah yang sering dimakan sewaktu di Sekolah Dasar. Buah yang rasanya manis namun sayang bijinya yang besar. Tidak seperting buah lengkeng atau rambutan yang bijinya mudah lepas dari dagingnya, bijinya sulit lepas dari dagingnya membuat lidah tanggung untuk menikmatinya.

Buanh Manggis yang banyak Manfaat

Buah Manggis yang banyak Manfaat

Sejak dahulu sering bertanya, kenapa buah manggis ini sangat tanggung?

Ternyata dibalik itu, Allah SWT sang Penciptanya membuat banyak manfaat pada biji dan terutama kulitnya.

Secara fisik pohon manggis (garcinia mangostana) mampu tumbuh mencapai 7 hingga 25 meter, buahnya memiliki bentuk yang khas dengan kulit berwarna merah keunguan ketika matang meski ada juga varian yang kulitnya berwarna merah. Secara umum tumbuh di kawasan Asia Tenggara yang beriklim tropis dengan cuaca panas dan lembab. Oleh sebagian ahli hortikultura tanah air tanaman ini dipercaya berasal dari Sumatera, tepatnya dari provinsi Jambi.

Buah manggis sendiri dikategorikan mahal oleh sebagian masyarakat Indonesia, di tahun 2011 harga buah manggis berada pada kisaran Rp. 7.000,- hingga Rp. 14.000,- per kilonya tergantung musim. Ini disebabkan karena pohon manggis merupakan salah satu tumbuhan yang sulit tumbuh, tanahnya harus basah, tapi tidak terlalu basah, juga tidak berpasir atau berlumpur. Kebanyakan pohon manggis tumbuh di hutan hujan yang kondisnya sempurna, dan butuh waktu 10 tahun untuk berbuah.

Berbeda dengan buah-buahan pada umumnya, manfaat terbesar buah manggis bagi kesehatan bukan terletak pada daging buahnya melainkan pada kulit buahnya. Di dalam kulit buah manggis (pericarp) terdapat komponen yang bersifat anti-oksidan. Zat ini disebut xanthone. Dan xanthone yang terkandung dalam buah asli Indonesia ini memang luar biasa dan istimewa.

Xanthone merupakan antioksidan tingkat tinggi. Nilainya mecapai 17.000-20.000 ORAC per 100 ons (sekitar 2.835 gram kulit), lebih besar dari wortel dan jeruk yang kadar ORAC-nya hanya 300 dan 2.400. ORAC sendiri merupakan singkatan Oxygen Radical Absorbance Capacity, adalah kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas.

Berbicara tentang antioksidan, tak lepas dari pemahaman radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul yang tidak stabil karena kehilangan elektronnya. Untuk menjadi stabil, radikal bebas akan mengambil elektron dari molekul atau sel lain dalam tubuh manusia. Dan proses pengambilan elektron dari sel-sel tubuh manusia menyebabkan kerusakan sel sehingga memicu penyakit-penyakit generatif seperti kanker, diabetes, jantung koroner dan lainnya.

Xanthone memiliki gugus hidroksi (OH) yang efektif mengikat radikal bebas di dalam tubuh serta membantu mengobati dan mencegah penyakit degeneratif. Di alam, senyawa xanthone hanya ditemukan pada famili clusiceae dan gentianaceae. Dari sekitar 200 jenis xanthone yang diisolasi dari alam, sebanyak 40 jenis ditemukan pada manggis dan paling banyak terdapat pada bagian kulitnya.

Sebuah riset membuktikan, xanthone di kulit manggis terbentuk sejak buah berumur satu buan setelah bunga mekar. Pada umur satu bulan, kadar xanthone di kulit manggis sebesar 14,67 mg/g dan berturut-turut meningkat sesuai umur buah : 2 bulan (16,21 mg/g), 3 bulan (15,47 mg/g) dan 4 bulan (15,68 mg/g). Bahkan kadar xanthone justru meningkat menjadi 34,36 mg/g jika buah disimpan hingga 4 minggu setelah dipetik.

Dengan diketahuinya kulit buah manggis memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, mulai berkembang berbagai produk olahannya seperti jus, food suplement, maupun herbal. Pada tahun 2006, di Amerika Serikat produk olahan manggis pun masuk ke dalam 22 produk dengan penjualan tertinggi, yaitu berupa food suplemen yang diklaim sebagai minuman fungsional. Sementara itu, di Jepang sudah dikembangkan produk panaxathone yang berisi ekstrak campuran xanthone (80% alpha mangostin dan 20% gamma mangostin) yang digunakan dalam kemoterapi kanker payudara.

Selain berfungsi sebagai antioksidan, banyak penelitian di Indonesia dan dunia yang mengungkapkan khasiat lain dari xathone seperti : antibakteri dan anti jamur (Suksamran, 2003), antivirus (Chen et.al., 1996, Vlientinck, 1998 dan Ignatushchenko et.al., 1999), potensi antikanker (Jamil & Ersam, 2009), antiinflamasi (Farmasi, Universitas Tokyo, 2002), potensi anti arterosklerosis (Farmasi, Universitas Andalas), mencegah diabetes (Udani, Fak. Kedokteran, Universitas California) dan lainnya.

Salah satu cara mengolah kulit buah manggis yang aman adalah dengan merendamnya di air terlebih dahulu minimal selama 1 jam. Selanjutnya kulit buah manggis dicuci bersih sampai tidak ada getah yang menempel, lalu dikukus selama 3-5 menit. Setelah dikukus, kulit manggis diblender dengan air kemudian disaring dengan kain halus untuk memisahkan serat kasarnya. Dan sebaiknya kulit manggis bagian luar dikupas lantaran banyak mengadung banyak saponin. Saponin yang berlebihan dapat menutup pori-pori sel usus yang mengakibatkan usus kejang dan memicu terjadinya muntah hingga diare.

Keberadaan xanthone dengan jumlah melimpah di dalam kulit manggis merupakan informasi yang menggembirakan. Pasalnya, selama ini kulit manggis di Indonesia kerap dibuang. Kelebihan lainnya adalah kandungan xathone hasil ekstraksi kulit manggis kering tidak dipengaruhi oleh kualitas fisik buah, sehingga jumlah senyawa xanthone pada manggis tetap sama.

Institut Pertanian Bogor (IPB) menyulap buah manggis menjadi jus manggis atau Santone. Jus ini diklaim mengandung 99 manfaat bagi kesehatan.

Hal itu dikatakan dosen Fakultas Teknologi Pertanian IPB Indah Yuliani kepada wartawan di kampus IPB Baranangsing, Kamis (2/2/12).

Menurut Indah, di antara manfaat jus manggis buatannya adalah membuat seseorang awet muda, kaya akan anti oksidan dan anti kanker, serta bisa menggantikan vitamin E dan C dengan khasiat berlipat.

Indah menjelaskan, proses pembuatan jus manggis sangat mudah. Diawali dengan mengambil bagian isi dan kulit dalam manggis dengan cara dikorek, kemudian dicampur dengan air panas dan alkohol. Bahan-bahan itu lalu dicampur dengan menggunakan blender.

Selanjutnya adalah maserasi atau penambahan alkohol. Proses ini bertujuan menarik lebih banyak Santone. Hasil tahap ini kemudian dipanaskan 10 menit dengan suhu mencapai 90 derajat celcius. Pada tahapan ini juga diberi campuran rosela 10 persen dan madu 40 persen.

Menurut Indah, jus manggis yang sudah didinginkan ini bisa ditambah minuman lain seperti anggur, atau diminum langsung.

“Ampasnya bisa berfungsi sebagai scrub ketika luluran,” ujar Indah.

Indah menambahkan, jus buatannya sangat aman dikonsumsi

Cara lain :

  1. Kulit manggis dikerok bagian dalamnya dengan sendok lalu dijus. Ambil 1-3 buah kulit manggis, kerok lalu diblender/juicer. Agar manis tambahkan madu secukupnya, bisa juga ditambah gula aren atau gula merah/jawa. Semakin banyak kulit manggis yang dipakai semakin pekat hasilnya dan rasanyapun juga sepat. Tetapi kalau kena bagian yang hitam atau getah kuning jusnya akan ada rasa pahit, lihat tulisan cara memilih buah manggis.
  2. Kulit manggis direbus, air rebusannya digunakan untuk membuat jus. Kalau tidak ingin rasa terlalu pekat dengan kulit manggis segar, maka bisa dengan cara merebusnya lalu gunakan air rebusan untuk ngejus. Ambil 3-5 kulit buah manggis rebud dengan 6 gelas air hingga tinggal 3 gelas air. Gunakan air untuk ngejus buah kesukaaan anda, air yang digunakan disesuaikan dengan tingkat keenceran jus yang dikehendaki. Sisa air rebusan bisa disimpan dikulkas dan dipakai hari berikutnya. Beberapa herbalis memberikan resep pengobatan dengan menggunakan air rebusan kulit manggis ini untuk langsung diminum 2-3 kali sehari dengan ditambahkan madu secukupnya.
  3. Dikeringkan dan direbus. Untuk menghindari kekurangan kulit manggis karena sudah lewat musin sehingga tidak ada lagi dipasar, maka kulit manggis bisa diiris-iris lalu dikeringkan dengan dijemur. Karena sekarang juga musim hujan, maka cermati tingkat kekeringan dan kemungkinan tumbuhnya jamur pada kulit manggis yang belum-belum benar kering dijemur. Setelah kering simpan ditempat kering agar tahan lama. Cara membuat jusnya, ambil kulit manggis kering segenggam, cuci bersih lalu direbus, airnya digunakan untuk membuat jus seperti cara ke 2 diatas.
  4. Dikeringkan dan ditumbuk. Cara keempat ini juga digunakan untuk mengantisipasi kekurangan kulit manggis karena sudah tidak musim buah manggis. Bedanya kalau yang ketiga setelah dikeringkan direbus lalu airnya untuk ngejus, yang ke empat ini setelah dikeringkan kemudian ditumbuk. Serbuk kulit manggis inilah yang dipakai untuk ngejus, tentu saja dengan tambahan buah lainnya.
  5. Kulit dan buah manggis dijus. Nach cara terakhir ini tidak hanya kulit manggisnya saja yang dijus, tetapi seluruh buah manggisnya kecuali tangkai dan kelopak manggis. Ambil 1-2 manggis, dicuci, dibelah, masukkan seluruh buah manggis (biji dan kulitnya), kulit manggisnya sebaiknya diiris atau disobek-sobek dulu biar memudahkan untuk diblender/dijus, tambahkan madu atau gula aren secukupnya.
Ditulis pada Info Warga, Kesehatan | Di-tag , , , | 2 Komentar

Narkoba dan Efeknya di Otak

Kejadian Pengemudi Xenia Maut di Tugu Tani pada hari Ahad pagi 22 Januari 2012, kembali mengingatkan siapa saja akan bahaya Narkoba, bukan hanya bahaya terhadap dirinya sendiri, tapi juga orang lain. Mengemudikan kendaraan  di bawah pengaruh narkoba dan minuman keras, ditambah rasa kantuk dan lelah karena kehidupan hedonis semalaman  di perbagai tempat hiburan menyebabkan seorang Aryani Susanti (29) harus menewaskan 9 orang, dan 3 luka kristis. Berikut ini tinjauan medis pengaruh narkoba pada diri kita. Kesalahan-kesalahan lain tidak kita bicarakan disini.

Korban akibat pengemudi mabuk dan atau pengaruh narkoba

ANGKA resmi korban penyalah guna narkoba berdasarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah 3,2 juta orang dari 220 juta penduduk Indonesia. Pertanyaannya, berapa banyakkah dari jumlah korban tersebut yang tahu efek narkoba di otak?

Dalam dunia adiksi dikenal teori ten- tang faktor risiko dan faktor pelindung. Besarnya faktor risiko memegang peranan penting yang menyebabkan seseorang menjadi pecandu. Sebaliknya, besarnya faktor pelindung akan semakin menjauhkan seseorang untuk menjadi pecandu.

Salah satu faktor risiko adalah tidak tahu dampak narkoba di otak.

Otak manusia
Otak manusia yang beratnya kurang lebih 2 kg masih banyak menyimpan rahasia yang belum terkuak. Sel-sel saraf di otak manusia jika direntangkan akan mempunyai panjang beribu-ribu kilometer. Sedangkan jumlah sel-sel saraf di otak berjumlah paling sedikit 100 miliar. Seluruh sel otak satu sama lain saling berhubungan, jalin-menjalin, membentuk jaringan yang bisa memengaruhi satu dengan lainnya.

Kenyataan lain ialah otak manusia begitu mengagumkan. Ia tidak pernah berhenti bekerja selama manusia itu masih hidup. Hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan listrik otak yang dapat dilihat pada hasil EEG (electro encephalography).

Dalam penelitian dibuktikan adanya jaringan sel saraf otak di antara setiap jaringan terhadap persimpangan (synapse). Untuk mengantar impuls di dalam synapse terdapat zat-zat kimia yang berfungsi sebagai pengantar dan disebut sebagaineurotransmitter.

Jika ada rangsangan/hantaran listrik (nerve impulse) dari sel saraf (presynaptic neuron), antaran listrik tersebut akan menjalar melalui batang sel saraf (Axon) menuju ujung persimpangan (synapse). Di ujung dari sel saraf terdapat banyak kantung-kantung (synaptic vesicles) yang berisi neurotransmitter (lihat gambar Sel Saraf yang Diperbesar dengan Mikroskop Elektron).

Jika antaran listrik cukup kuat, kantung neurotransmitter akan banyak mengeluarkan nurotransmitter ke persimpangan (synapse). Kemudian neuotransmitter tersebut akan masuk ke reseptor di hulu saraf berikutnya (Dendrite) untuk meneruskan hantaran listrik itu ke sel saraf (neuron) berikutnya.

Satu neuron memiliki banyak cabang dendrite yang terjalin menjadi jaringan saraf. Setelah proses ini selesai, neurotransmitter akan kembali menuju kantung (Neurotransmitter Vesicles). Inilah yang disebut proses uptake.

Narkoba dapat mengganggu proses di atas dengan cara merangsang kantungneurotransmitter untuk banyak mengeluarkan neurotransmitter, atau dengan menghalangi proses uptake. Cara lain adalah dengan menduduki reseptor sehingga arus antaran listrik menjadi kuat.

Jenis neurotransmitter
Ada banyak jenis neurotransmitter antara lain ialah:

  • Dopamin, bertanggung jawab akan timbulnya rasa nyaman, meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.
  • Serotonin, bertanggung jawab akan ‘mood’, rasa lapar, rasa kantuk. Kekurangan serotonin akan berakibat depresi.
  • Gama Amino Butyric Acid (GABA), bertanggung jawab akan timbulnya rasa tenang dan juga kantuk.
  • Endorphin, bertanggung jawab mengatur rasa nyeri.

Setiapneurotransmittertersebut mempunyai reseptor tertentu.

Dalam penelitian lebih lanjut telah ditemukan berbagai reseptor, khususnya yang bertanggung jawab akan reaksi otak terhadap golongan opiat/ opium, yaitu:

  • Reseptor Mu, bertanggung jawab terjadinya depresi terhadap laju bernapas, berkurangnya rasa nyeri (anelgesia), euforia, dan ketergantungan.
  • Reseptor Kappa, bertanggung jawab timbulnya rasa kantuk (efek sedasi) dan juga timbulnya ketergantungan.
  • Reseptor Sigma, bertanggung jawab timbulnya depresi, rasa sedih dan juga halusinasi.
  • Reseptor Delta, bertanggung jawab timbulnya anelgesia.

Jadi, setiap saat terjadi dinamika yang unik dalam keluarnya neurotransmitter ke arah reseptor masing-masing. Hal ini terjadi secara normal yang dapat dipengaruhi oleh perasaan/mood di dalam diri manusia, ataupun hal-hal yang terjadi di luar diri manusia.

Di otak manusia juga terdapat bagian yang disebut sebagailymbic system yang sangat bertanggung jawab dalam terbentuknya emosi, daya ingat, pengaturan suhu tubuh. Pada otak juga dapat ditemui pusat pengaturan laju bernafas. Misalnya, orang dewasa dalam keadaan normal frekuensi bernafas 12-20 kali dalam semenit.

Pada otak juga terdapat pusat pengaturan irama jantung. Dalam keadaan normal jantung berdenyut 72-80 kali dalam semenit.

Dampak narkoba di otak Narkoba adalah semua zat yang dapat memengaruhi cara bekerja pikiran, perasaan, dan kehendak manusia. Dengan menggunakan definisi itu, secara langsung terlihat bahwa dampak penyalahgunaan narkoba ilah ke organ otak.

Berdasarkan efeknya di otak, narkoba dapat dibagi menjadi lima. Pertama, depresan, yaitu semua jenis narkoba yang menekan cara kerja otak, misalnya pil-pil penenang.

Kedua, alkohol, kelompok opiat (morfin, heroin, kodein dll). Ketiga, inhalan yang dapat digolongkan sebagai penekan fungsi otak.

Keempat, stimulan, semua jenis zat adiktif yang meningkatkan aktivitas kerja otak, misalnya kafein, nikotin, kokain, ekstasi, sabu-sabu.

Kelima, halusinogen, zat yang dapat menimbulkan halusinasi di otak, misalnya, ganja, LSD.

Saya yakin bahwa walaupun penggolongan di atas dapat digunakan, dampak yang terjadi tidak melulu seperti itu.

Hal ini karena otak manusia demikian hebatnya, sehingga jika orang menggunakan salah satu dari golongan depresan, bisa saja efek halusinasi timbul. Hal ini akibat dari tertekannya fungsi otak bagian tertentu, sehingga bagian otak yang lain menjadi lebih aktif dan halusinasi timbul.

Depresan
Pil-pil penenang golongan benzodiazepam, menimbulkan efek di otak dengan memengaruhineurotransmitter GABA yang bertanggung jawab akan sadar-tidaknya manusia dan juga pada reseptor yang mendatangkan rasa nyaman.

Jika pemakaian obat ini diteruskan sampai empat minggu tanpa pengawasan, biasanya setelah dihentikan akan muncul gejala putus zat dan akan berdampak timbulnya toleransi zat, perilaku adiksi pada pengguna.

Pada penggunaan golongan opiat (misal heroin), yang dipengaruhi adalah reseptor di otak yang bertanggung jawab pada timbulnya rasa nyeri, rasa nyaman dan juga reseptor kesadaran.

Pemakaian obat ini selama dua minggu terus-menerus, akan berdampak timbulnya toleransi zat, perilaku adiksi dan gejala putus zat.

Alkohol
Penggunaan alkohol (minuman beralkohol) akan memengaruhi berbagai area di otak termasuk sistem neurotransmitter. Dopamin akan meningkat sehingga akan timbul efek euforia, tetapi pada dosis tertentu juga akan merangsang reseptor GABA, sehingga menurunkan kesadaran. Efek minuman alkohol dapat ditentukan dari jumlah kadar alkohol yang terdapat dalam darah (blood alcohol level/BAC). Sebagai gambaran, satu gelas anggur biasanya akan meningkatkan kadar BAC sebanyak 15-20 mg/100 ml darah (lihat tabel Kadar Alkohol dalam Darah).

Inhalan (Solvent)
Jenis ini adalah berbagai zat kimia yang dapat larut dalam lemak dan dengan cepat dapat memengaruhi kerja otak (menembus hambatan darah otak). Efeknya pada otak digolongkan kepada golongan depresan. Misalnya, tiner, pembersih kuku, berbagai jenis lem, aerosol, bensin.

Cara kerja di otak dengan memengaruhi berbagai neurotransmitter di selsel saraf otak. Gejala yang terjadi (high) cepat sekali, yaitu hanya dalam hitungan menit hingga seperempat jam. Jenis ini sangat potensial menimbulkan berbagai gejala kerusakan otak (organic brain syndrome).

Gejala yang biasa timbul pada keracunan inhalan dapat dilihat pada tabel Gejala Keracunan Inhalan.

Stimulan 
Hampir semua stimulan akan mengganggu proses neurotransmitter (dopamin, serotonin) di otak, yang efeknya akan memperbanyak dopamin dan serotonin, sehingga terjadi apa yang disebut sebagai ‘banjir dopamin’. Banyaknya dopamin akan mengakibatkan gejala- gejala euforia, tekanan darah dan denyut jantung meningkat, serta gelisah.

Penggunaan selama dua minggu secara rutin (ekstasi, sabu, kokain), biasanya akan menimbulkan toleransi zat perilaku adiksi dan gejala putus zat.

Halusinogen 
Efek ganja yang terberat adalah di otak. Kerusakan otak yang terjadi merupakan kerusakan yangirreversible atau tak dapat diubah. Efek ganja di otak tergantung dari lama, jumlah dan cara pemakaian. Efek yang terjadi ialah euforia, rasa santai, mengantuk dan berkurangnya interaksi sosial. Pada kasus-kasus keracunan (pemakaian dalam jumlah sangat banyak) dapat muncul perasaan curiga yang berlebihan (paranoid), halusinasi visual.

Pada penggunaan yang lebih dari tiga bulan maka akan terdapat kelainankelainan pada EEG dan perubahan pada struktur limbic system dan muncul gangguan-gangguan emosional yang menetap. Dampak ini akan menjadi sangat berat khususnya pada remaja yang perkembangan otaknya sedang bertumbuh.

Otak manusia merupakan suatu organ yang sangat berharga. Sebab, setiap manusia dapat mengekspresikan pikiran dan dirinya melalui pekerjaan dari otak. Oleh karena itu, adalah tindakan yang tidak bijaksana apabila seorang manusia mengulangi kesalahan yang sama atau dengan kata lain sudah tahu akibatnya tetapi masih ingin melakukannya. Itulah yang terjadi dengan penyalahgunaan narkoba.

Sepanjang pengetahuan saya, sampai saat ini belum ada teknik transplantasi untuk menggantikan bagian-bagian otak yang telah rusak.

Lebih baik mencegah 
Tindakan pencegahan masih merupakan pilihan yang terbaik dan hampir semua lapisan masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan. Paling tidak dengan menyampaikan informasi yang objektif mengenai dampak narkoba di otak dan organ tubuh lainnya.

Tindakan preventif yang lebih efektif lagi ialah dengan mengatur strategi yang tepat terhadap suatu kelompok, misalnya komunitas sekolah dan tem-pat kerja.

Modul pelatihan yang diberikan oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) salah satunya berisi tentang dampak narkoba di otak, dengan keyakinan bahwa informasi ini sangat penting untuk diketahui oleh para peserta program pelatihan, sehingga dengan pengetahuan itu dapat dengan tegas menolak ketika tawaran untuk menyalahgunakan narkoba datang.

Menolak narkoba dengan tegas, karena otak yang mengagumkan itu, yang beratnya kurang lebih hanya 2 kilogram itu, bisa rusak berat akibat narkoba. Menolak narkoba, adalah menyelamatkan otak sendiri (dan nyawa orang lain).***

Penulis : Iskandar  Hukom
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran UI, dari Media Indonesia 15 Desember 2007

Ditulis pada Info Warga, Kesehatan | Tinggalkan Komentar

Jalan Rusak, Siapa Bertanggung Jawab?

Musim penghujan sudah datang sejak Oktober 2011 di seluruh Indonesia dan sudah menelan beberapa korban akibat banjir. Hujan selain memberikan berkah air berlimpah, tetapi karena ulah manusia juga, hujan menyebabkan banjir yang merusak insfrastruktur, tanaman, ternak dan bahkan memakan korban manusia.

Sebagai contoh, sawah-sawah di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo sudah puso karena kebanjiran, beberapa jalan protokol di wilayah DKI Jakarta, seperti sepanjang Jl. Gatot Subroto, Jl. Jenderal Sudirman jalur lambat, Jl. TB Simatupang depan Citos, Jl. Fatmawati dan sebagainya rusak/berlubang dan sudah memakan korban luka dan meninggal pengendara motor.�

Sampai tulisan ini dimuat, jalanan masih berlobang dan rusak. Memang aspal paling rentan oleh air. Maka jika air hujan tidak bisa langsung mengalir ke saluran air di sisi jalan raya dan tergenang untuk beberapa lama, aspal jalan akan terkelupas dan berlubang. Di Indonesia pembangunan dan perawatan jalan sarat korupsi. Jadi kualitas aspalnya buruk dan kadang tidak ada saluran airnya. Sehingga sudah dapat dipastikan jalan-jalan di Indonesia akan cepat hancur kala musim hujan datang.

Jika jalan berlubang atau rusak, idealnya segera dilakukan perbaikan oleh Pemerintah setempat. Sayangnya di Indonesia persoalan kewenangan memperbaiki jalan saja terkotak-kotak. Dalam satu wilayah atau kota, tanggung jawab perawatan dan perbaikan jalan berbeda-beda. Ada yang harus dilakukan oleh Pemda setempat namun ada juga yang harus Pemerintah Pusat. Sangat membingungkan publik.

Dasar Hukum dan Kewenangan Penyelenggara Jalan
Sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum (PU) No. 631 / KPTS / M / 2009 tentang Penetapan Ruas-ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Nasional Bukan Jalan Tol, jelas bahwa sebagian jalan di berbagai wilayah kota atau Kabupaten masih berstatus jalan Nasional. Tentunya semua biaya perawatan dan perbaikannya berada di Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU.

Berdasarkan Kepmen PU tersebut, jalan-jalan Nasional di wilayah DKI Jakarta yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU, adalah sebagai berikut: Jl. Akses Cengkareng, Jl. Lingkar Barat, Jl. Pejompongan-Kebayoran Lama, Jl. Arteri Kebayoran Lama, Jl. Metro Pondok Indah, Jl. Pasar Jum’at, Jl. Ciputat Raya, Jl. Kartini, Jl. TB Simatupang, Jl. Mayjen Sutoyo, Jl. Raya Bogor, Jl. Cakung-Cilincing, dan Jl. Akses Marunda.�

Begitu pula untuk jalan-jalan berikut : Jl. Daan Mogot, Jl. S. Parman, Jl. Gatot Subroto, Jl. MT Haryono, Jl. Halim Perdanakusuma, Jl. DI Panjaitan, Jl. Jend. A. Yani, Jl. Perintis kemerdekaan, Jl. Bekasi Raya, Jl. Laks. Yos Sudarso, Jl. Sulawesi, Jl. Raya Pelabuhan, Jl. Jampea, Jl. Cilincing Raya, Jl. Enggano, Jl. Taman Stasiun Priok, Jl. Laks Martadinata, Jl.Lodan, Jl. Krapu, Jl. Pakin, Jl. Gedong Panjang, Jl. Pluit Selatan Raya, Jl. Jembatan Tiga, Jl. Jembatan Dua dan Jl. Latumenten.�

Jadi jika publik merasa terganggu atau bahkan menjadi korban kerusakan jalan, kita harus paham siapa yang berwenang mengurus ruas jalan dimaksud. Apalagi jika ingin melakukan tuntutan hukum sesuai dengan Pasal 273 Ayat (1), (2), dan (3) UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.�

Langkah Publik
Kewenangan dan tanggung jawab penyelenggara jalan telah diatur pada Pasal 24 ayat (1) UU No. 22 tahun 2009, yaitu : “Penyelenggara Jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas”. Sedangkan Pasal 24 ayat (2) menyatakan : “Dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan Jalan yang rusak sebagaimana dimaksud pada ayat(1), penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.”

Jadi kerusakan jalur lambat sepanjang Jl. Jenderal Sudirman adalah mutlak menjadi tanggung jawab Dinas PU Pemprov DKI Jakarta untuk segera memperbaikinya. Termasuk jika sampai ada korban luka atau meninggal, Dinas PU Pemprov DKI Jakarta yang harus menangani. Mereka harus membuat rambu-rambu yang mudah dilihat oleh pengendara dan jika pengendara menuntut harus siap.

Begitupula jika kerusakan Jl. TB Simatupang di depan Citos dan Jl. Gatot Subroto dari depan Plasa Semanggi hingga Jl. MT Haryono merupakan tanggung jawab Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementrian PU. Jika para pihak yang berwenang tidak tidak melakukan perbaikan dan korban terus berjatuhan, maka sesuai dengan Pasal 273 Ayat (1), (2), dan (3) UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, publik dapat melakukan tuntutan pidana kepada Pemprop DKI Jakarta atau Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU.�

Perintah Pasal 273 ayat (1) jelas, yaitu: “Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki Jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan Kendaraan dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah)”.

Selanjutnya ayat (2) menyatakan:”Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah)”. Ayat (3) menyatakan : “Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah)”.

Selain itu menurut ayat (4): “Penyelenggara Jalan yang tidak memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak dan belum diperbaiki sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah)”.

Jadi jelas jika penyelenggara jalan, apakah Dinas PU Pemerintah Daerah setempat maupun Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU lalai menjalankan perintah Pasal 24 UU No. 22 tahun 2009, maka pengguna jalan dapat menuntut secara pidana sesuai dengan Pasal 273 ayat (1), (2), (3) dan (4) tersebut. Untuk Indonesia yang lebih baik, sebaiknya masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakan haknya sebagai pengguna jalan.

Salam

*) Dikutip dari Tulisan Agus Pambagio, pemerhati kebijakan publik dan perlindungan konsumen dari detikNews, Senin, 23/01/2012 10:01 WIB

Ditulis pada Lingkungan | Tinggalkan Komentar

Jakarta Tempo Doeloe

Batavia 1910 -1915

Batavia 1930-1940

Batavia 1941

Ditulis pada Lingkungan | Di-tag , , | Tinggalkan Komentar

Busway, Commuter Line dan Kendaraan Pribadi

Bagi warga Eramas 2000, sarana transportasi cukup memberikan beragama pilihan. Area perumahan ini berada di Pusat Pengembangan Sentra Primer Jakarta tentu saja memudahkan warga untuk transportasi. Suatu saat kalau aktifitas rutin ke tempat kerja dengan kendaraan pribadi melelahkan karena kemacetan di ruas-ruas jalan I Gusti Ngurah Rai dan sebagainya, maka sarana kereta api Commuter Line atau Bus way bisa menjadi pilihan lain.

Bus way dapat menjadi pilihan perjalanan warga

Rute Busway Koridor XI dan interkoneksinya bisa dimanfaatkan

Untuk lebih mudahnya lihatlah Arsip File  di blog ini.

Selain itu, bila pertimbangan kemacetan jalan raya masih terjadi maka transportasi warga juga dapat memanfaatkan kereta api, Commuter Line dari Klender Baru. Stasiun yang berjarak 3 km ini bisa menjadi pilihan.

Commuter dari Bekasi ke Jakarta sedang berhenti

Rute Commuter Line Jakarta

Bagaimana bila kita ingin ke luar kota ?

Akhir tahun ini terminal terpadu Pulogebang akan mulai dioperasikan. Karena Jarak terminal ini yang hanya 1,5 km ini juga menjadi alternatif pilihan.

Terminal Pulo Gebang yang langsung memiliki akses melalui JORR, mudah-mudah menjadi berkah bagi warga Eramas 2000

Kalau keseharian warga Eramas 2000 untuk bekerja sudah terpenuhi dengan transportasi umum yang memadai, aman, nyaman dan tepat waktu, maka kendaraan pribadi hanya akan dipakai saat liburan akhir minggu saja.

Ditulis pada Pembangunan Sekitar Eramas 2000 | Di-tag | Tinggalkan Komentar

Kiat tetap Sehat Menghadapi Musim Hujan

Dalam menghadapi musim hujan seperti ini, tentu kita tidak ingin menyurutkan aktifitas keseharian kita. Sedikit atau banyak kondisi seperti sekarang ini akan mempengaruhi kita, selain basah karena hujan, penyakit bawaan melalui air dan udara, juga fluktuasi suhu udara yang menerpa badan kita sering kita abaikan.

Gejala yang paling ringan adalah gejala sakit kepala, atau kita biasa menyebut masuk angin. Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena hujan kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada “kelainan” pada kepala kita. Kita lalu bilang “kepala kita pusing”.

Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit.

Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan…

Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal.

Untuk mencegahnya sebaiknya lakukan :

Olah Raga

Tujuan olah raga dengan menggerakkan badan dan organ-organ tubuh pada akhirnya memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Kalau  aliran darah di seluruh tubuh lancar, maka metabolisme tubuh akan lancar pula. Usaha kan semua bagian tubuh kita di latih setiap hari pada kesempatan apapun.

Cairan hangat

Menurut University of Maryland Medical Center, cairan hangat dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan gangguan pernafasan yang terkait dengan pilek dan flu. Cairan hangat juga dapat melonggarkan lendir serta membantu menghalau virus dari sel-sel tubuh. Kaldu, sup, dan teh hangat adalah pilihan yang efektif untuk meredakan gejala flu.



Asupan makanan sehat

Eric Plasker, penulis buku The 100 Year Lifestyle, mengatakan, dengan bersantap makanan sehat, membuat kesehatan prima karena mengandung penangkal bakteri dan virus serta antioksidan. Makanan ini bernutrisi dan akan membangun imunitas, antiradang, antiviral, antibakteri, dan memperbaiki sel yang rusak.



Cabai rawit

Dalam buku Prescription for Nutrional Healing yang ditulis dr. James Balch dan Phyllis Balch dijelaskan cabai rawit segar dapat membantu meringankan gejala flu dan pilek. Menurut kedua peneliti ini, capsaicin yang terdapat di dalam cabai merupakan senyawa kimia yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi, memberikan nutrisi dan vitamin untuk sel yang terinfeksi. Panas capsaicin juga dapat membantu mengurangi sumbatan di dada dan rongga hidung.



Jahe

Jahe mengandung senyawa antivirus yang dapat membantu menghancurkan virus yang menyebabkan influenza dan pilek. Makanan ini juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung produksi senyawa antibakteri serta antivirus alami.



 Zinc

Zinc membantu pertumbuhan manusia dan meningkatkan imunitas. Tanpa zinc, ratusan enzim dalam tubuh tidak bisa berfungsi. Dalam bahasa Indonesia, zinc diterjemahkan sebagai seng, pada ilmu kimia dilambangkan dengan Zn. Zinc merupakan mineral penting yang terdapat dalam semua sel tubuh makhluk hidup, termasuk tubuh manusia. Lebih dari 300 macam enzim di dalam tubuh manusia memerlukan zinc sebagai kofaktor untuk menjamin optimalisasi fungsinya.
Pada makanan yang mengandung banyak zinc dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi gejala pilek dan flu. Karena itu disarankan pada musim penghujan ini menyantap makanan yang menjadi sumber zinc, seperti pada kacang, buncis, makanan laut (seafood), daging merah, telur, dan kedelai.



 Jamur-jamuran

Jamur yang sering ditemukan sebagai topping dalam pizza mengandung selenium, yang membantu sel darah putih memproduksi cytokines yang menyembuhkan penyakit. Jamur juga mengandung beta-glucan, sebuah antimikrobakteri yang mencegah terjadinya infeksi. Jamur dapat dimasukkan sebagai hidangan sup, salad, ditumis, atau digoreng.



 Cokelat hitam

Memakan cokelat hitam membantu pengembangan sel T dan melawan infeksi dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, seperti halnya gula dan alkohol, mengkonsumsi cokelat terlalu banyak malah merusak kesehatan.



 Bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa kimia yang menawarkan sifat antibiotik yang kuat dan juga antivirus. Senyawa ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghancurkan virus pilek dan flu. Bawang putih juga dapat meningkatkan sirkulasi, membantu sistem peredaran darah, serta memberikan nutrisi penting seperti oksigen. Selain itu kandungan sulfur yang terdapat dalam bawang putih terbukti membunuh virus yang mencegah penyakit. Menyantap menu ini dalam porsi cukup akan melindungi kesehatan.



 Wortel

Sayuran kuning dan oranye seperti wortel mengandung beta-karoten yang mengubah vitamin A sel T yang menjaga imunitas tubuh. Jennifer Zartarian, periset asal Long Island College Hospital New York City, menyarankan menu wortel dalam menu musim hujan yang bisa disajikan sebagai sup, cake, dan minuman.



 Ikan salmon

Disarankan menyantap salmon selama musim hujan sebab menu ini sebagai sumber omega-3 yang meningkatkan imunitas tubuh.



 Almond

Kacang ini terkenal dengan kandungan vitamin E, yang menangkal penyakit serta antioksidan yang baik. Makan segenggam almond sebagai camilan kecil pada sore hari atau gunakan dalam menu utama di musim hujan akan menjadi penangkal dan pencegah batuk, flu, dan demam. (tempo)

Ditulis pada Kesehatan | Di-tag , , , | Tinggalkan Komentar

Fotonews : Pelantikan Ketua RW015 2012-2014 dan Fun Walk

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua RW015 masa bhakti 2012-2014 dilaksanakan di Lapangan Tenis RW015 pada  hari Jum’at,  tanggal 6 Januari 2012. Suasana pelantikan yang khitmad dengan  cuaca yang tidak hujan merupakan berkah tersendiri untuk acara ini. Karena malam  sebelumnya Jakarta dilanda Hujan Lebat dan angin kencang yang menumbangkan banyak pohon besar dan  baliho yang menimbulkan korban. Acara pelantikan dihadiri oleh pejabat Kelurahan Pulogebang, Warga Masyarakat, Tokoh Masyarakat, Pengurus RT dan Pengurus RW.

Dengan Pelantika ini, maka secara Resmi yang baru, Bpk. H. Edy Kristiyanto akan melaksanakan masa bakti kepengurusan RW dari awal tahun 2012 sampai akhir tahun 2014. Pengurus RW sudah dibentuk  untuk melayani warga Eramas 2000. Selamat berkerja, semoga Allah SWT memberi kemudahan dalam melaksanakannya sampai selesai masa bhaktinya.

Pelantikan Ketua Rw015 : Lurah Pulogebang (Bpk. Endro M. Wibowo-kiri) sedang membacakan Surat Keputusan Camat Cakung

Serah Terima Jabatan dari Pejabat lama kepada Pejabat baru disaksikan oleh Lurah Pulogebang

Dihadiri oleh Pejabat Kelurahan Pulogebang : Bimaspol Pulogebang : Bpk. Sumijana, Staf Pemerintahan : Bpk. Ilham, Ketua LMK Pulogebang : Bpk. H. Ahmad Gandhi Sulhani, Lurah Pulogebang, dan Wakil Lurah : Bpk. Sumadi

Pelantikan Ketua RW015 dihadiri oleh Undangan : Warga Eramas, Tokoh Masyarakat, Pengurus RT, dan Pengurus RW

Foto Kiri-Kanan : Ketua RW015 Lama (Bpk. H. Luthfi Dahlan), Lurah Pulogebang (Bpk. Drs. Endro M. Wibowo), Ketua RW015 2012-2014 ( Bpk. H. Edy Kristiyanto)

Penyerahan Tanda Mata dari Warga Eramas 2000 kepada ketua RW015 Lama (Bpk. H. Luthfi Dahlan -Kiri), disampaikan oleh ketua RW015 yang baru (Bpk. H. Edy Kristiyanto)

Penyerahan Memory Keuangan dari Bendahara lama ( Bpk. H. Dadang Kadarsyah-tengah) kepada Bendahara baru ( Bpk.Rudy Antonius Widjaya)

 

Ditulis pada Info Warga | Di-tag , , | Tinggalkan Komentar