Kemana air mengalir dari perumahan kita?


Kalau kita perhatikan selokan didepan rumah kita, air yang mengalir dari kamar mandi kita– akan mengalir ke arah belakang perumahan eramas 2000. Ini dikarenakan kontur tanah di perumahan kita miring dengan perbedaan 1 m dari arah jalan Dr. Sumarno ke lokasi tembok belakang Eramas 2000. Entah sejak kapan, selokan ini tak pernah mengalami pemeliharaan. Bulan Juli 2010, kita memulai pengerukan selokan yang ada di seluruh lokasi perumahan. Kendala yang dihadapi pada saat pengerukan di area kita adalah tertutupnya selokan oleh beton (sebagai jembatan untuk mobil ke setiap rumah). Jika lebar jembatan tersebut 6m, maka selokan yang tertutup untuk dua rumah yang berdampingan menjadi 12m. Selain itu, ada beberapa rumah yang tidak ramah lingkungan, mereka menutup mati semua selokan tersebut dengan beton. Akibatnya petugas kesulitan melakukannya. Ini akan menjadi titik mati bagi aliran air.

Pengerukan Selokan Eramas - 2010

Anehnya pada waktu dibangun, perumahan ini membuat lebar selokan yang makin menyempit di belakang eramas.

Penyempitan Selokan di posisi paling belakang.

Dari semua selokan yang ada, semuanya bermuara di satu lubang di benteng paling belakang :

Lubang Keluar Selokan dari perumahan

 Lalu kemanakah semua air bermuara ? Pada gambar di bawah tampak garis hitam: selokan ke Cakung Drain, melalui gubuk-gubuk liar, melintasi jalan tol dan berada di pinggir sisi timur jalan tol. Jaraknya ~1,5 km.

Aliran Selokan Eramas 2000 ke Cakung Drain

Lancarkah semua aliran itu ? Segera setelah benteng Eramas paling belakang, gubuk-gubuk liar dan usaha barang bekas berdiri diatas selokan : Tampak lebar selokan menjadi setengahnya.

Bisnis Barang Bekas yang menghambat selokan

Selokan yang melintas jalan tol Cakung Cilincing, telalu rendah jembatannya, sehingga tidak jelas apakah saluran itu terisi air atau lumpur? Tampak pada gambar, ujung selokan di jalan sisi timur jalan tol Tidak jelas mana lubangnya?

Lubang Selokan yang melintas jalan tol Cakung-Cilincing

 Hambatan lain, seperti umumnya dilakukan bangsa ini : Buang sampah di selokan …..!!!

Ini Selokan atau Tempat Sampah?

Hambatan lainnya : Banyak penduduk membuat penopang jembatannya dengan kayu di semua aliran selokan.

Tampak belakang, penduduk menopang jembatan seenaknya.

Yang lebih gila lagi, adalah hilangnya selokan menjadi daratan sepanjang ratusan meter. Kita tidak tahu apakah dibawahnya masih ada selokannya atau tidak?

Selokan yang hilang menjadi daratan. Masih adakah dibawahnya?

Di lokasi beberapa meter menuju Cakung Drain, tampak aliran selokan dipenuhi toilet warga.

Tampak di latar belang, toilet perumahan penduduk diatas selokan.

Lantas siapa yang akan membantu melancarkan arus aliran air dari tempat kita? Dari kamar mandi dan dapur kita? Itu pertanyaan yang harus kita hadapi.

About eramas2000

Admin
This entry was posted in Lingkungan. Bookmark the permalink.

2 Responses to Kemana air mengalir dari perumahan kita?

  1. satya says:

    Kebetulan saya sedang cari rumah di eramas, tapi kalo hujan deras selalu tergenang ya, dan saluran air depan rumah tidak mengalir , apakah sudah ada solusinya ? Kali yg mengalir didepan eramas sejajar mesjid Al Azhar, apakah mengalir ke BKT ?

    Terima kasih
    Satya

  2. ferdi says:

    betul pak, kemana kita mengadu? ini terjadi juga di daerah lain, dinas tata ruang tdk berfungsi dengan semestinya, ada banyak bangunan tidak memiliki amdal yg baim dan benar. Pastilah ada korban pihak lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s