Menyoal Program Sumur Resapan di DKI tahun 2013-2014


Bermula ketika kantor RW 15, pada bulan Juni 2014 di datangi petugas survey dari DKI Jakarta yang akan memetakan titik lokasi untuk sumur resapan. Kami sebagai warga tentunya kaget karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak pemda, baik tingkat kelurahan, kecamatan atau kotamadya Jakarta Timur. Setelah diterangkan sekilas oleh petugas itu bahwa mereka hanya melaksanakan tugas dan kami ditunjuk sebagai lokasi untuk program sumur resapan, tentu saja kami gembira, apalagi ini program pemerintah DKI. Akhirnya kami persilahkan berbagai tempat kami di survey saat itu pada semua lokasi yang dianggap sebagai titik-titik banjir.

Hasil Survey di Belakang Eramas

Titk titik yang ditandai dengan koordinat GPS

Titik Survey di sisi Jalan Tol

Titik Survey di sisi Jalan Tol

Penasaran dengan program ini akhirnya kami googling tentang program ini. Persoalan klasik di pemerintahan soal sosialisasi terhadap warga, dimana seringnya warga negara mendadak kaget dengan adanya program ini tanpa dilibatkan sebelumnya. 1. http://metro.tempo.co/read/news/2012/12/25/083450323/jokowi-cegah-banjir-dengan-sumur-resapan

2. http://www.jakarta.go.id/v2/news/2013/02/dki-anggarkan-rp-200-miliar-untuk-sumur-resapan

Kemudian kami pelajari sistemnya:

.

IMG-20140606-WA003_edit

Brosur yang dibawa oleh Petugas survey

Gambaran Umum pada brosur yang kami terima

Gambaran Umum pada brosur yang kami terima

Setelah sekian lama tidak dapat kabar, akhirnya pada bulan oktober 2014 datanglah pelaksana kontraktornya (dari Bandung) dengan membawa pekerja, alat-alat dan peta yang sudah disetujui. Kemudian dengan rencana kerja sampai bulan Desember 2014, akhirnya membuat rencana pemda ini.

Petuga menggali jalanan dan taman untuk sumur resapan.

Petugas menggali jalanan dan taman untuk sumur resapan.

Screen mesh Plastik disiapkan

Screen mesh Plastik disiapkan

Pembuatan Sumur dalam  60m dengan menggunakan Rig.

Pembuatan Sumur dalam 60m dengan menggunakan Rig.

Scteen Mesh Dipasang

Scteen Mesh Dipasang

Lubang sudah siap ditutup dengan beton berlubang

Lubang sudah siap ditutup dengan beton berlubang

Januari-Februari 2015, setelah hampir 14 sumur dalam dan 30 sumur dangkal selesai dibuat, tibalah saatnya untuk menguji program pemda ini dengan curah hujan yang ada di DKI. Kami memperhatikan bagaimana daerah kami yang di sisi tol, dimana daerah ini biasanya terendam sebatas mata kaki-sampai se betis orang dewasa.

Jalan komplek di sisi jalan tol cakung cilincing, daerah yang sering terendam. Pada Feb 2015 masih saja terendam

Jalan komplek di sisi jalan tol cakung cilincing, daerah yang sering terendam. Pada Feb 2015 masih saja terendam

Kemudian apa yang terjadi setelah banjir ? Di beberapa lokasi (lebih dari 3 lokasi) :

Kualitas pengerjaan yang kurang baik menyebabkan pondasi penutup ambrol.

Kualitas pengerjaan yang kurang baik menyebabkan pondasi penutup ambrol.

Penutup yang kurang baik berlubang, membahayakan pengguna jalan.

Penutup yang kurang baik berlubang, membahayakan pengguna jalan.

No Kontak yang jarang diangkat..

No Kontak Pelayanan yang jarang di jawab…

Bagaiamana selanjutnya ?

Kami sebagai warga merasakan sedikit sekali manfaat dari sumur resapan tersebut. Mungkin inilah yang disinggung menteri PU sebelumnya : http://news.liputan6.com/read/801077/menteri-pu-sumur-resapan-jokowi-kurang-ampuh-atasi-banjir. Saat ini dinas yang terkait tidak memperhatikan dan cenderung tidak terawat. Efektifkah program yang menghabiskan 200M lebih? http://www.fastnewsindonesia.com/article/banjir-jakarta-sumur-resapan-rp200m-gagal-jokowi-hanya-tanya-sodetan-ciliwung

Quo Vadis?

About eramas2000

Admin
This entry was posted in Info Warga. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s