Petikan Hikmah


TETAPLAH BERSIKAP BAIK

Ada 2 org ibu memasuki toko pakaian & ingin membeli baju.

Ternyata pemilik toko lagi bad mood sehingga tidak melayani dgn baik, malah terkesan buruk, tidak sopan dgn muka cemberut.

Ibu pertama jengkel menerima layanan yg buruk seperti itu…

Yg mengherankan, ibu kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan pd penjualnya.

Ibu pertama bertanya, “Mengapa Ibu bersikap demikian sopan pd penjual yg menyebalkan itu?”

Lantas dijawab “kenapa aku hrs mengizinkan dia menentukan caraku dlm bertindak? Kitalah penentu atas hidup kita, bukan org lain.”

“Tapi ia melayani kita dgn buruk sekali” bantah Ibu pertama.

“Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tdk sopan, melayani dgn buruk dll, toh tdk ada kaitannya dng kita.
Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur & menentukan hidup kita, padahal kita yg bertanggung jawab atas diri kita,” jelas Ibu kedua.

Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan org lain. Kalau org memperlakukan kita buruk, kita akan membalasnya dng hal yg buruk juga & sebaliknya. Kalau org tdk sopan, kita akan lebih tdk sopan lagi.

Kalau org lain pelit pd kita, kita yg semula pemurah tiba²  jadinya demikian pelit, kalau hrs berurusan dgn org tsb. Ini berarti tindakan kita dipengaruhi oleh tindakan org lain.

Kalau direnungkan, sebenarnya betapa tdk arifnya tindakan kita, kenapa utk berbuat baik saja, hrs menunggu org lain baik dulu?

Jagalah suasana hati kita sendiri, jgn biarkan sikap buruk org lain menentukan cara kita bertindak!

Kita yang bertanggungjawab atas hidup kita, bukan org lain…

Hidup kita terlalu berharga, oleh sebab itu:

“Make Your Self Have a Meaning for Others!!”

Pemenang kehidupan adalah org yang tetap sejuk di tempat yg panas, yg tetap manis di tempat yg sangat pahit, yg tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar dan yg tetap tenang di tengah badai yg paling hebat

Sharing fr broadcast BBM…

 

KISAH DOKTER DAN PASIENNYA

Seorang dokter bergegas memasuki RS. Mengganti baju & mempersiapkan diri untuk tindakan operasi & segera menuju kamar operasi.

Ayah dari anak yang akan dioperasi menghampirinya “Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apa anda tidak tahu, nyawa anak saya terancam jika tidak segera dioperasi?” Bentak si ayah.

Dokter itu tersenyum, “Maaf, saya sedang tidak di RS tadi, tapi saya secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS.”

Kemudian ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya. “Syukurlah, keadaan anak anda kini stabil.” Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter itu berkata “Suster RS akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan.” Dokter itu berlalu.

“Kenapa dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya!” Sang ayah berkata pada suster.

Sambil meneteskan airmata suster menjawab :”Anak dokter itu meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda telah selamat, ia bisa kembali berkabung.”

Jangan pernah menilai seseorang..

Tapi maklumilah tiap jiwa di sekeliling kita yang menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita.

Semoga bermanfaat agar kita menjadi manusia dengan rasa maklum demikian luas. Dan bersyukur dengan apa yang telah TUHAN berikan dalam hidup ini.

Ingat, kita bukan satu2nya manusia dengan segudang masalah.

 KISAH TUKANG BANGUNAN.

Ada cerita tentang seorang tukang yang telah bekerja puluhan tahun dan ingin pensiun. Ketika ia pamit, kontraktor yang mempekerjakannya memintanya membuatkan sebuah rumah lagi. Si tukang yang sudah sangat ingin pensiun, tak begitu senang mendapat tugas terakhir ini. Maka, ia bekerja setengah hati. Ia tak sungguh-sungguh memilih material maupun mengerjakan bagian-bagiannya. Pokoknya ia ingin segera selesai dan bebas tugas.

Maka, rumah itu kualitasnya lebih jelek dari yang sebenarnya bisa ia berikan. Begitu rumah itu jadi, segera ia serahkan kuncinya kepada si kontraktor. Namun, si kontraktor mengembalikannya lagi kepada si tukang, dengan ucapan, “Terimalah, rumah ini adalah hadiah untukmu dan keluargamu sebagai bekal hari tua mu.” Betapa menyesal si tukang, sebab jika ia tahu rumah itu akan ia tempati, pasti ia membangunnya dengan sungguh2!

Kehidupan akhirat yang abadi, ibarat rumah yang kelak akan kita tinggali. Maka bahan dan cara yang kita pakai saat membangun, merupakan tanggung jawab dan pilihan pribadi kita. Pertanyaannya, sudahkah kita selalu memberi jalan yg terbaik, amal terbaik, dan ikhlas ketika membangun rumah surga di akhirat, sehingga kita mencapai tujuan yang dikehendaki ?

KISAH UANG Rp1000 DAN Rp100.000
Uang Rp.1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan
diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar
dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian
mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dlm dompet seorang pemuda.
Kemudian di antara kedua uang tsb terjadilah percakapan, yg Rp.100.000
bertanya kpd yang Rp.1000, “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau
amis…? “

Dijawablah oleh yg Rp. 1000, “Karena aku begitu keluar dari Bank langsung
berada di tangan orang2 bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual
ikan dan di tangan pengemis.”

Lalu Rp.1000 bertanya balik kpd Rp.100.000, “Kenapa kamu kelihatan begitu
baru, rapi dan masih bersih? ”
Dijawab oleh Rp. 100.000, “Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung
disambut perempuan cantik dan beredar di restoran mahal, di mall
dan jg hotel2 berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang
keluar dari dompet.”

Lalu Rp.1000 bertanya lagi, “Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? ”

Dijawablah, “Belum pernah.”

Rp.1000. pun berkata lagi, “Ketahuilah bahwa walaupun keadaanku sprt ini
adanya, setiap Jum’at aku selalu mampir di Mesjid2, dan di tangan anak2
yatim, bahkan aku selalu bersyukur kpd Tuhan. Aku dipandang manusia
bukan karena nilainya tapi karena manfaatnya…”

Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 krn merasa besar, hebat, tinggi tapi
tdk begitu bermanfaat bagi manusia penggunanya.
Moral Storynya :
Begitulah dengan penghasilan manusia. Kadang penghasilan yang kecil lebih bermanfaat bagi orang disekelilingnya daripada penghasilan besar.
Mudah2an kita termsuk golongan orang2 yg slalu mensyukuri Rezeki Nya dan memberi
manfaat bagi orang di sekelilingnya serta dijauhkan dr sifat sombong… AMIN. YRA….

HIU KECIL DALAM KEHIDUPAN
Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dgn ikan salmon yg sdh diawetkan dengan es.
Itu sebabnya para nelayan selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dlm perjalanan menuju daratan salmon-salmon tersebut tetap hidup. Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yang mati di kolam buatan tersebut.

Bagaimana cara mereka menyiasatinya..?

Para nelayan itu memasukkan seekor HIU KECIL dikolam tsb. Ajaib..!! Hiu kecil tsb “memaksa” salmon2 itu terus bergerak agar Jangan, sampai dimangsa. Akibatnya jumlah salmon yg mati justru menjadi sangat sedikit..!!

DIAM membuat kita MATI! Bergerak membuat kita HIDUP…!!

Apa yg membuat kita diam ?
Saat TDK ADA MASALAH dlm hidup & saat kita berada dlm ZONA NYAMAN. Situasi seperti ini kerap membuat kita TERLENA… Begitu terlenanya sehingga kita tdk sadar bahwa kita TELAH MATI..! Ironis, bukan..?

Apa yg membuat kita bergerak..? Masalah.., Pergumulan, Tantangan & Tekanan Hidup..
Saat masalah datang secara otomatis naluri kita membuat kita bergerak aktif dan berusaha mengatasi semua pergumulan hidup itu. Disaat seperti itu biasanya kita akan ingat Tuhan dan berharap kepada Tuhan. Tidak hanya itu, kita menjadi KREATIF, dan POTENSI DIRI kitapun menjadi BERKEMBANG LUAR BIASA.
Ingatlah bahwa kita akan bisa belajar banyak dlm hidup ini bukan pada saat keadaan nyaman, tapi justru pada saat kita menghadapi badai hidup. Sebab itu syukurilah “HIU KECIL” yg terus memaksa kita utk bergerak dan tetap survive. Masalah hidup adalah baik, karena itulah yg membuat kita terus bergerak..

BLIND SPOT 

“Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak. Ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah”.

Semua pemain profesional memiliki pelatih. Contohnya, pemain golf sehebat Tiger Woods juga memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding jelas Tiger Woods-lah yg akan memenangkan pertandingan tersebut. Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa Tiger Woods butuh pelatih kalo jelas-jelas dia lebih hebat dari pelatihnya?

Kita harus tahu bahwa Tiger Woods butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang TIDAK DAPAT dia LIHAT SENDIRI.

Hal yg tidak dapat kita lihat dgn mata sendiri itulah yg disebut dgn BLIND SPOT atau TITIK BUTA.

Kita hanya bisa melihat BLIND SPOT tersebut dgn bantuan orang lain.

Dalam hidup, kita butuh orang lain untuk mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.

Kita butuh orang lain utk menasihati & mengingatkan, bahkan menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yg keliru, yg bahkan kita tidak pernah menyadari.

KERENDAHAN HATI untuk menerima kritikan, nasihat, & teguran itulah yg justru menyelamatkan kita.

Kita bukan manusia sempurna. Biarkan orang lain menjadi “mata” kita, sehingga kita bisa melihat apa yg tidak bisa kita lihat dengan pandangan diri kita sendiri. Dengan kesalahan, sebenarnya kita belajar tentang:Peluang, Tahu yg benar, Tahu malu, Tahu cara berubah, Diingatkan oleh situasi, Bertindak & Memperbaiki, Mawas diri & Menjadi lebih baik setiap harinya.

Dimanapun kita berada,Sesulit apapun keadaan kita, Yakinlah bahwa kita sedang di gerakkan ke arah yg lebih baik.
Tetap Berdoa, Berusaha & slalu Bersyukur. Semoga kita bisa selalu saling mengingatkan.

“Demi Waktu! Sesungguhnya Manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan berbuat baik. Saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran” – QS Al Ashr

KISAH ANAK DAN SULANMAN
Ketika aku kecil,ibuku meyulam kain.
Aku yg sdg bermain di lantai, melihat ke atas & bertanya, apa yg ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang meyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku mengatakan,bahwa yg kulihat dr bawah benang yg ruwet. Ibu dgn tersenyum memandangiku & berkata dgn lembut, “Anakku,lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu & kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam & putih, begitu semrawutnya menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian, ibu memanggil, “Anakku mari ke sini…duduklah di pangkuan ibu”. Waktu aku lakukan itu, aku heran & kagum melihat bunga-bunga yg indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yg sdg terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tak percaya melihatnya, karena dari bawah yg aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
Kemudian ibu berkata, “Anakku,dari bawah memang ruwet & kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yg direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan atas apa yang ibu lakukan.”

Sering selama ber tahun-tahun, aku melihat ke atas & bertanya kpd TUHAN, “apa yg Engkau lakukan?”
Ia menjawab,”Aku sedang menyulam kehidupanmu.” Dan aku membantah, “Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang2nya banyak yg hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yg cerah?

Kemudian TUHAN menjawab,”kamu teruskan pekerjaanmu & Aku juga menyelesaikan pekerjaan-Ku di bumi ini.

Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke surga & mendudukkan kamu di pangkuan-Ku & kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku!”
Sering kali kita tdk mengerti apa yg TUHAN inginkan dlm hidup kita ..
Tapi percayalah bahwa Tuhan mengijinkan byk hal terjadi dlm hidup adalah untuk kebaikan kita…
Tidak ada KEBETULAN dalam hidup kita… Jalani semuanya dengan penuh rasa syukur dan tidak perlu ada PENYESALAN.